LUMPUR ITU MASIH MENYERUAK

LUMPUR LAPINDOAkhirnya sempat ngeblog lagi, kesibukan di KM 26 Surabaya-Sidoarjo cukup melelahkan, 14 jam menyusuri pantura berakhir di ujung Tol Malang-Pasuruan, memang buntu, karena jalan Tol itu telah menukik memasuki lautan lumpur yang mengerikan itu, kesempatan tidak disia-siakan untuk menyaksikan langsung suasana disana. Minggu pagi yang mendung, dengan tiket 2500 sebagai sumbangan meniti tanggul yang masih terus diperkuat, entah sampai kapan karena semburan tak mau berhenti jua, sebenarnya pemandangan yang didapat bukanlah keindahan yang seperti mengunjungi danau atau pantai, namun kengerian menyaksikan rumah yang tinggal puing atap dan pohon yang meranggas disinggahi burung yang memburu capung, karena tidak ada ikan yang hidup disana. Semakin siang semakin cerah, bumbungan asap dari semburuan utama makin jelas, sejauh mata memandang lautan lumpur semakin jelas hitam keabuan. Melihat situasi begini, apakah kita hanya akan menyalahkan alam ? dan berkata ini sebuah bencana ? sementara sisi keserakahan manusia terabaikan demi sebuah ambisi. Entah kata-kata apa lagi yang mesti diucapkan, hanya perasaan diri ini begitu kecil dan tiada apa-apanya dihadapan alam ciptaan Tuhan.ย  Aku beranjak pulang dengan kepingan VCD sebagai buah tangan hasil karya anak-anak Karang Taruna yang mengabadikan rentetan bencana kampung halaman yang tinggal kenangan.

13 Responses to LUMPUR ITU MASIH MENYERUAK

  1. pututik says:

    Salam kenal
    Saya aja pernah kesana panasnya minta ampun, kok sampeyan kuat ya๐Ÿ˜€

  2. Rita says:

    Kalau terus-terusan tergerus keluar apa gak kompong yaa bagian dasar tanah sekirar situ… Mungkin gak suatu saat permukaan tanahnya akan ambruk kebawah sehingga terbentuk telaga lumpur?? Wallahualam… mengerikan…

  3. juliach says:

    Semoga di tahun 2009, pemerintah mengambil tindakan yang lebih jelas.

    Salam kenal.

  4. langitjiwa says:

    Kalau saya melewati lokasi itu,selalu hati ini diselimuti rasa mencekam.Melihat sebuah perkampungan tenggelam dan aura yang memnacrkan Abu-abu yang begitu magis.
    Dan,melihat perkampungan pengusi di pasar Porong,Mereka masih punya semangat utk berjuang kembali membangun Cita-cita yang selama ini dibangun dengan Doa dan peluh,hilang oleh keganasan lumpur Lapindo.
    Dan,masihkah buta Mata Hati Bakrie?

    Selamat Tahun Baru,Mas.
    Kebetulan lokasi rumah saya dkt Bandara Juanda,mas
    Jadi,kalau mau menuju ke lokasi lumpur lapindo,lewat jalan lingkar timur sdh sampai.
    Salam untuk keluarga disana.

    salamku.

  5. pipiew says:

    fi blm pernah ke sidoarjo pak, tp miris rasanya ngeliat para korbannya, kok sepertinya diulur2 terus ya penanganan ganti ruginya, bayangkan, bukan hanya kelihalangan tempat tingggal tetapu kehilangan kampung halaman! hiek..
    Semoga segala sesuatunya menjadi lebih baik ya.. aamin..

  6. ichanx says:

    mmm… dan si bakrie masih menikmati kekayaannya..๐Ÿ˜

  7. Yari NK says:

    Wah… sepertinya daerah2 yang tergenang lumpur sudah sangat sulit untuk direstorasi kembali. Ini bukan hanya termasuk kejahatan sosial tetapi juga termasuk kejahatan lingkungan. Sementara pelaku2nya masih berleha-leha menikmati kekayaan di atas penderitaan orang lain………

  8. ahsinmuslim says:

    lama tidak bersilaturahmi ke blog ini.
    ada duka menyelimuti jiwa, karena berita lara yang di bawa.
    di sini, hanya seuntai do’a yang dapat terpanjatkan, untuk sahabat2 korban lumpur lapindo di Sidoarjo.
    semoga musibah itu segera berakhir!!!

  9. OktaEndy says:

    sepertinya sudah lama sekali, luapan lumpur disana.
    heran.. memang tidak bisa ditanggulangi atau sengaja dibiarkan.
    hhmm..

  10. latree says:

    welcome back… lama juga ngilang๐Ÿ˜€

    aku sedih kalo denger soal lumpur itu. lebih sedih lagi karena hanya sanggup bersedih, dan berdoa semoga yang tertimpa diberi kekuatan, kesabarn, dan jalan keluar…

  11. airlangga89 says:

    tetep semangat mass…๐Ÿ™‚
    salam kenal…๐Ÿ˜‰

  12. trijokobs says:

    berkali-kali masalah lumpur ditayangkan secara mendalam oleh tivi daerah Pak..
    jujur, saya gak tega nontonnya.. perasaan campur aduk..
    mudah-mudahan masyarakat yang dirugikan segera mendapat keuntungan..

  13. Mas gimana kabarnya?? apakah lumpurnya masih meluap.. sini biar saya sedot… (lho?!)
    Salam kenal dari si SKSD …๐Ÿ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: