EMOSI HENING

Hening ini tak meredam gundah gulana yang bergelayut mengisi kepenatan bathin yang bergelora, meskipun disana ada cinta, tapi ada juga amarah, penyesalan, kejengkelan campur aduk bagai semangkuk sop buah yang tersaji kala matahari berada di ubun-ubun langit. Bercermin terasa penat apalagi begitu muak melihat retakan-retakan kaca yang tidak begitu beraturan, entah kemana harus berlari mencari celah diantara batu-batu yang sulit untuk dibelah, ke timurkah yang penuh dengan lumpur ? ke selatankah yang penuh keserakahan ? ke utarakah yang penuh dengan kemunafikan ? atau ke barat yang sudah penuh sesak ?. Mungkin tengadah satu satunya jalan, dan terbang menembus asa biru sambil mengasah ketajaman sayap agar otot-otot kuat sekokoh tali jembatan pasopati. Hening mulai pecah, raungan sepeda motor menimpali lolongan anjing-anjing dipersimpangan, makin lama makin jauh dan hilang diujung gendang telinga, jengkrik peliharaan pun berhenti bukan karena bulu yang lepas, tapi karena sudah dimakan tikus, Hening lagi. Kertas, buku, kartu nama, bon, semua berserakan menertawakan. Dasi dilonggarkan, kemeja digulungkan, merebah dikursi memegang kepala meski ada senderan, baligo caleg-caleg disebrang jalan tampak jelas dari jendela makin memuakan karena menutupi bilboard bintang iklan sabun mandi. Sampailah di negeri mimpi penuh khayal, tidak mengapa, kata orang kesuksesan dimuali dari mimpi, akan dibuktikan nanti, semua mimpi indah itu jadi kenyataan, akan kuhadapi kenyataan hari ini, karena hari yang lalu hanyalah memory dan hari esok masih misteri. Ternyata sudah pagi.

9 Responses to EMOSI HENING

  1. abdee says:

    keheningan malam memang momentum yang indah untuk berefleksi… apalahi jika sempatkan ambil air wudhu dan beribadah.

  2. ichanx says:

    du…. jarang bangun pagi… tiap bangun, udah rame terus

  3. kucingkeren says:

    baligo caleg-caleg disebrang jalan tampak jelas dari jendela makin memuakan karena menutupi bilboard bintang iklan sabun mandi….. hahaha… alasan yg sangat humanis…

  4. Rita says:

    Rupanya sedang bermimpi berada dipersimpangan, bingung memilih arah karena semuanya meragukan,?, akan berakhir dimana nantinya….Pilihlah sesuai hati nurani om!, bukan karena desakan, paksaan, provokasi melainkan yakin akan kebenarannya… (nih ngomong apa sih ya?)….Yaudah tentukan melalui sholat Istikharo…:D

  5. faishal arif says:

    tapi kalo malam biasanya gak bisa tidur karna ada suara aneh..

  6. Pertanyaan says:

    Salam kenal … tanya2 donk di sini … Makasih banget kalo di blogroll

  7. syelviapoe3 says:

    bErada dalam ketidakteraturan terkadang membuat otak kita mampet…
    Ada kalanya kita keluar dulu dari sarang..lalu bersiap menentukan arah

  8. Menik says:

    semoga nanti tak hanya mimpi.. bukan begitu pak ??

    apa kabarrrrrr ??
    lama saya ga kesini dan bapak ga kesana๐Ÿ˜†

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: