Pengakuan seorang laki-laki

March 19, 2009

Jika tak mau dikatakan munafik, bahwa semua laki-laki normal pertama kali akan tertarik pada kecantikan fisik lawan jenis, soal kedua bahwa kecantikan seorang wanita ada yang lebih hakiki selain kecantikan fisik, yakni kecantikan jiwa ( iner beauti ). Tetapi dua hal tersebut bukanlah dua sisi mata uang, sebab cantik fisik tidak selalu menjamin cantiknya jiwa, lain halnya seorang wanita yang cantik jiwanya pasti akan terlihat cantik fisiknya minimal menurut pendapat kekasihnya.

Meskipun kecantikan seorang wanita itu relatif, namun yakin 99,99 % semua bloger laki-laki akan berpendapat bahwa Luna Maya, Sofia Latjuba, Tina Talisa dan Rahma Sarita,  adalah deretan wanita cantik yang ada didunia, jika tidak ada yang mengakui maka anda termasuk yang 0,01 % dan perlu memeriksakan diri pada dokter jiwa atau minimal bermeditasi di dalam gua.

Sealim apapun seorang laki-laki pasti jelalatan melihat cantiknmya fisik seorang wanita, hanya kendali diri saja yang mebuat kadar lelaki itu dikatakan alim. Lirikan pertama memang adalah rezeki, kedua dan ketiga apalagi sampai melotot mata simeuteun itu mah sudah  termasuk musibah.

Sudah menjadi kodrat laki-laki mengagumi kecantikan seorang wanita, dari mulai era Cleopatra, Rorojongrang sampai ramainya kasus Keket dan Andi Soraya, tidak dapat dipungkiri dan jangan heran jika seorang laki-laki ada yang selingkuh, ( maaf ) mengkoleksi, poligami sampai nekad nikah siri.

Uang harta dan kedudukan kelihatan masih menjadi pemikat kaum laki-laki untuk menjerat wanita-wanita cantik, mungkin tidak semuanya benar, tetapi yang perlu penelitian lebih lanjut adalah tidak berbanding lurusnya antara laki-laki mengagumi kecantikan wanita dengan wanita mengagumi kegantengan kaum laki-laki, bisa dilihat angota WAGs lapangan hijau di Eropa dan kini WAGs F1 semuanya bisa dibilang wanita cantik, tetapi mungkin juga selebritis lapangan hijau dan F1 memang ganteng-ganteng.

Sebagai seorang laki-laki tidaklah munafik, sama mengagumi kecantikan para wanita, tetapi kekaguman tersebut tidak menjadikan ingin mengejar, menguasai apalagi sampai ingin memiliki dan menikahi siri, bukan juga karena termasuk suami-suami takut istri, tetapi cinta yang tulus dari seorang istrilah yang menjadi kendali dan memusnahkan pikiran-pikiran miring yang merasuki, apalagi dengan dua buah hati, kakak yang ganteng dan ade yang cantik, ( menurut bapaknya), cukup sudah satu istri yang sampai kini tak habis-habis ( cinta dan kasih sayangnya ).

Nah jika ada yang berkata : “ Jadikan aku yang kedua “ mungkin anda perlu siap-siap untuk kecewa.

Advertisements